Mungkin kisah ini bagi sebagian pembaca sudah mengetahuinya, tapi tidak ada salahnya saya memposting kisah ini bagi yang belum mengetahuinya. Berbicara mengenai dosa terbayang di benak kita berbagai perbuatan-perbuatan yang melanggar dari norma dan syariat agama. Dosa dikategorikan dari dosa kecil dan dosa besar. Tapi tahukah anda pangkal atau sumber dari segala dosa tersebut?. Kisah ini menceritakan sumber dari dosa tersebut.
Seperti yang diriwayatkan oleh Az Zuhry, inti dari sebuah khutbah Khalifah Ustman Bin Affan ra. Lebih berdosa manakah, minum khamar, berzina atau membunuh?. Dalam khutbahnya itu Khalifah Ustman mengingatkan umat agar berhati-hati terhadap minuman khamar atau arak. Sebab minuman yang memabukkan itu merupakan pangkal untuk melakukan perbuatan keji dan sumber segala dosa.
Diceritakan, dulu hidup seorang yang sholeh, yang selalu tekun beribadah di masjid, demikian khutbah Khalifah Ustman. Suatu hari lelaki sholeh itu berkenalan dengan seorang perempuan yang sangat cantik. Karena kecantikan perempuan itu hingga membuat lelaki sholeh jadi tergila-gila. Anda bisa membayangkan betapa cantiknya wanita tersebut sehingga membuat lelaki tersebut menjadi tergila-gila.
Karena sudah terlanjur jatuh di kaki perempuan itu. Membuat lelaki sholeh itu saja ketika disuruh memilih diantara tiga permintaannya untuk melakukan perbuatan maksiat. Pertama minum khamar, kedua berzina dengan dirinya, dan ketiga membunuh seorang anak kecil. Mengira minum khamar dosanya dianggap lebih ringan daripada dua pilihan yang lainnya yang disodorkan perempuan pujaannya itu, lelaki sholeh itu akhirnya memilih minum khamar atau arak.
Tetapi apa yang terjadi? setelah lelaki itu minum khamar dia malah melanggar dua kejahatan lainnya. Dalam keadaan mabuk hingga lupa diri ia berzina dengan perempuan itu, dan karena takut aibnya nanti diketahui orang lain, anak kecil itu pun dibunuhnya. Karena itulah hindari minum khamar dan sejenisnya. Karena minuman itu adalah sumber segala kejahatan dan perbuatan dosa. Iman dan arak tidak akan bersatu dalam tubuh manusia. Salah satu di antaranya harus keluar. Orang yang mabuk minuman keras, mulutnya akan mengeluarkan kata-kata khufur, dan jika menjadi kebiasaan sampai akhir hayatnya, ia akan kekal di neraka.
Dari kisah diatas dapat kita ambil pelajaran bahwa sekuat apapun iman seseorang pasti akan goyah oleh bujuk rayu dan godaan setan yang melalui perantara minuman keras atau sejenisnya. Semoga kita semua dijauhkan dari segala perbuatan-perbuatan dosa.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar